Langsung ke konten utama

Postingan

Anak Putu Badan

 

Halal bihalal Snesti Wisata Literasi

 

Daftar isi Wisata Desa

 Daftar isi wisata desa  Kata pengantar Pendahuluan Sejarah desa Agama Kehidupan sosial Budaya  Ekonomi Pendidikan Cerita rakyat atau legenda Potensi daerah Branding desa atau unggulan Daftar pustaka Daftar gambar Biografi penulis Biodata penulis

Program non fisik

 Untuk menjadikan semesti wisata literasi harus banyak program untuk mendukung terwujudnya sekolah menjadi pusat literasi diantaranya nya 1. Program S 3 Pengajian Ahad Pagi Pasukan gerilya Subuh Program berburu buku Sedekah buku 1000 buku Befah buku Kopasus juara ...aksi Pagi Literasi Budaya gong Gongan Mutiara Timur Pantun Snesti Murotal islami Osis

Pembangunan fisik literasi

Untuk mewujudkan lingkungan yang nyaman dan bernuansa literasi maka semua pembangunan mempunyai falsafah dan mengandung makna Keraton semesti wisata literasi. Dimulai dari pintu gerbang sampai semua lingkungan an menjadi sumber belajar untuk para  wisatawan. 1. Pintu gerbang  Lorong pintu gerbang Pintu masuk kraton Dinding kelas literasi Pojok literasi Sudut literasi Papan tulis literasi Bengkel literasi Panggung wiyatamandala literasi Gazebo literasi Taksonomi literasi Perpustakaan wisata literasi Pohon literasi kaligrafi masjid. Bangku literasi

Petunjuk arah SNESTI

 Banyak orang yang bertanya ketika menuju SMP 1 Maospati tidak tahu arahnya.  Akhirnya membuat papan nama SMP 1 Maospati wisata literasi. Papan nama tersebut didesain oleh alumni SMP 1 Maospati dengan makna v dan l berarti wisata literasi sedangkan SMP 1 Maospati disingkat senesti Berdirilah petunjuk arah sehingga tidak membuat orang bertanya-tanya lagi SMP 1 Maospati.

Mau dibawa kemana sekolah kuta

 Mau dibawa kemana sekolah kita ini. Melihat kekuatan dan kelemahan serta lingkungan sekolah ini mempunyai visi berkarakter dan multiliterasi serta berbudaya lingkungan. Untuk meningkatkan sekolah minimal salah satu trading yang kita unggulkan harus ada. Akhirnya memilih literasi sebagai branding sekolah. Dengan branding literasi sangat cocok untuk mendukung program Magetan sebagai kabupaten literasi. Dengan demikian tertawalah dari lingkungan fisik maupun nonfisik serta program apa saja yang harus kita lakukan untuk mendukung branding wisata literasi. Konsep awal adalah  sekolah harus nyaman. Untuk nyaman kita harus membenahi memperbaiki menghias lingkungan sekitar untuk menjadi sumber belajar bagi para wisatawan. Jadi ibaratnya orang datang tidak mau pulang.