Langsung ke konten utama

SUARA QOLBU UNTUK BUPATI BARU





Drs. Edy  Siswanto, M. Pd.
SMPN 1 KARANGREJO

A.PENDIDIKAN DI MAGETAN HARUS MENJADI BAROMETER DI INDONESIA
B. OSIS DI MAGETAN  HARUS MEWARNAI LINGKUNGAN  DIMANAPUN BERADA                             DENGAN  APEL TEBAS-NYA
 (AKU PEDULI LINGKUNGAN DAN TEMAN BELAJAR SEBAYA)
C. Menyejahterakan Pendidik dan Tenaga Pendidik
Magetan, 1 Oktober 2018

PENDIDIKAN DI MAGETAN HARUS MENJADI BAROMETER DI INDONESIA
Untuk maju perlu ide cemerlang yang harus keluar dari standar biasa. Out of box kata bupati baru. Ide ide beliau sangat cemerlang.
1.  Jangan berpikir linier / Berfikir out of box.
Kebanyakan dari kita hanya mencari kenyaman. Berpikir yang agak berbeda akan menimbulkan masalah. Banyak diantara kita yang tidak suka menghadapi masalah. Sehingga hidupnya tanpa masalah berjalan apa adanya tanpa perubahan yang berarti.
2. Ojo Nganggur
Waktu adalah pedang. Bagi yang tidak bisa menggunakannya, maka akan terkena pedang tersebut. Demikian juga waktu. Jangan nganggur kata beliau Bapak Suprawoto  Bupati kita. Dari pada nganggur isilah dengan berpikir positif atau menulis. Menulis itu gila. Karena tidak ada uangnya, namun tetap dilakukannya.
Tidak ada waktu untuk nganggur. Walaupun di dalam kereta apipun beliau minta ijin ke sebelahnya untuk membuka laptop. Beliau menulis dan manulis.  Begitu berharganya beliau menggunakan waktu untuk berbuat dan menggagas ide baru untuk kehidupan mereka dan masyarakatnya.
3. Perlunya study banding (wc kurang bersih).
Beliau menjadi sekjen Kopminko sudah malang melintang di berbagai negara. Karena sering menginap di hotel, maka pasilitas wc pasti bagus dan hebat. Sedangkan kembali ke kantornya selalu mendapati wc yang kurang bersih.  Untuk menjadikan WC cling, ternyata harus mengirim tukang kebersihan study banding ke Pulau Bali menginap di hotel berbintang 5. Dengan
4. Membuat Kampong Inggris
Di maospati akan dijadikan kampong Inggris. Ini dapat menjadi icon Magetan untuk menarik wisatawan. Untuk mewujudkan itu, kita perlu kerjasama dengan lintas sectoral dan semua yang tinggal di sekitar Kampung Inggris.
Untuk menindak lanjuti itu kami sudah mengadakan pertemuan untuk membuat program percepatan Kampong Inggris. Dengan berbagai usulan dan pertimbangan maka yang segera dilaksanakan di SMPN 1, 2 dan 3 Maospati adalah program sebagai berikut:
1.       One Day One Sentence. Setiap pagi bapak ibu guru melihat dan mendengarkan tulisan yang dibaca anak didik. Pada saat masuk sekolah sambil bersalaman guru mengecek one day one sentence peserta anak didik.
2.       Mendatangkan tenaga ahli dari luar sekolah
3.       English day. One week two day in english.
4.       Semua Pojok literasi dalam Bahasa English
5.       Menerjunkan English group ke SD terdekat.
6.       Menulis dengan bhs. Inggris pada mata pelajaran lain.
7.       Speech English at apel pagi
8.       Reward and punishment
9.       Semua petunjuk/rambu-rambu dalam bhs Inggris.
10.    Listen English Music every day
11.   English zona.
12.   Membuat karangan singkat Setiap bulan untuk dibukukan.

5. Pegawai yang hebat diiming-imingi kon muleh, nek perlu dijemput.
Para putra daerah kelahiran Magetan yang sukses, diharap untuk kembali ke kampong halaman untuk membangun tanah kelahirannya. Bahkan bila perlu akan dijemput oleh belaiau bapak bupati sendiri.
Sedangkan yang tidak mau, minimal memperikan sumbang pikiran untuk kemajuan Magetan tercinta. 
Itulah kepedulian dan visi untuk membangun magetan yang hebat dan menjadi kota unik.

6. Pegawai yang hebat perlu disekolahkan

Sudah sewajarnya pegawai yang berprestasi mendapatkan perhatian dan hadiah dari pemerintah. Termasuh memberi kesempatan untuk belajar meningkatkan profesi mereka.
Seperti di negeri ini, jika yang hebat diberi kesempatan untuk berkarir insyaalah akan memberika berkah dan kemajuan bangsa.

7.  Ojo rumongso dirumahkan
Seperti pustakawan tolong orang seindonesia harus berkunjung ke Magetan
8. One school one product akhir nya bisa tukar menukar produk.
Menjadikan sekolah terkenal memang tidak gampang. Salah satu caranya adalah menanam salah satu jenis tanaman yang dapat dinikmati oleh warga sekolah sendiri dan kalua bisa memberi kebermanfaatan kepada sekolah lain
9. Pendidikan menjadi barometer di Jawa Timur
Semangat untuk maju ternyata tidak sendirian. Bupati yang baru dilantik terus menggeber program dan mengumpulkan beberapa punggowo kabupaen unuk diajak maju bersama.
Diantaranya adalah pendidikan di Magetan harus menjadi barometer di Jawa Timur.
10.          Perlunya ide dan comunikasi
Banyak ide gila yang digagas Bupati Baru membuat para ASN terperanjat untuk mengikutinya. Mereka terbiasa menerima perintah, sekarang dipersilahkan untuk berkreasi dan berinovasi. ATM (Amati Tiru dan Modifilkasi).
11.         Guru itu lebih hebat  
Beliau seorang birokrat. Istrinya seorang kepala sekolah. Banyak muncul ide dari mereka berdua. Mereka saling mengisi dan memberikan solusi. Beliau berdua sama-sama menjadi abdi negara.
Dalam tugasnya beliau berdua saling bercerita, sehingga apabila ada problema saling memberi solusi. Termasuk pembagian tugas di rumah maupun dinas. Kang Woto memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada istrinya untuk berkarier. Dengan pertimbangan menjadi guru pahalanya lebih banyak dari pada menjadi ibu dharma wanita.
Pernyataan ini menjadi pertimbangan para pejabat lain untuk berpikir yang lebih visioner.
Bervikir visioner itu  bisa dimaknai mempertimbangkan kebermanfaatan bukan karena jabatan.

12.        OSIS DI MAGETAN  HARUS MEWARNAI LINGKUNGAN  DIMANAPUN BERADA                             DENGAN  APEL TEBAS-NYA
Hari ini taba saatnya utuk bergerak lebih cepat. Begitu dahsyat motivasi dari Bupati Baru. Beliau memberikan invirasi dengan pengalaman  yang luar biasa.
Untuk mewujudkan visi misi kami segenap MKO MAgetan akan merealisasikan impian ersebut. Antara lain:
a.   Akan membangun dan merehab masjid/musholla di seluruh sekolah di Magetan.
b.   Membantu teman yang membutuhkan terutama teman pakir, miskin dan yatim serta yang kekurangan.
c.   Temanku harus rapi dan
d.    Menjadi peminpin
e.   Berguna dimanapun berada



13.        Menyejahterakan Pendidik dan Tenaga Pendidik
Minimal pemerintah daerah ikut berperan dalam kelancaran kenaikan pangkat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambutan Pondok Ramahan SMPN 1 Maospati.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam Sejahtera untuk kita semua. Alhamdulillah alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya iwal mursalin wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in Amma ba'du Anak-anakku yang paling saya banggakan serta Bapak-Ibu yang saya hormati, marilah kita bersyukur mengucap Alhamdulillah karena atas limpahan taufiq hidayahnya sehingga kita masih diberi kesempatan utamanya kesehatan dan iman, sehingga kita dapat bertemu dalam rangka pondok ramadan SMP 1 Maospati Sholawat serta salam terlimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Mudah mudahan kita semuanya dicatat oleh Allah sebagai umatnya. Aamiin ya robbal aalamiin. Izinkan saya memperkenalkan diri nama saya Edy Siswanto asli dari desa Pragak Kecamatan Parang Magetan. Sekarang berdomisili di Jl. Cokrobasonto III/12, kota Madiun Anak-anakku yang berbahagia serta Bapak/Ibu yang saya hormati, kita melaksanakan ibadah puasa sudah dua kali ini dalam masa pandemi covid 19, maka da...

Hasil resume SNESTI WISATA LITERASI

 Alhamdulillah anak anak sebagian sudah mengirimkan hasil ringkasan materi pondok pesantren. Dibawah ini sebagian dari hasilnya. Semoga SNESTI WISATA LITERASI semakin terdepan.

Bacaan Al Qur’an Menggema Di Manapun Berada

      Kita mendengar sayub-sayub lantunan Al-Quran dimanapun berada pada setiap bulan ramadhan. Sebulan penuh baik di Masjid, Mushola, Surau atau langgar setelah sholat tarawih para santriwan santriwati membaca Al-Quran sampai katam. Ada yang mengatamkan sampai lima kali ada yang 4 kali tergantung semangat para santriwan santriwatinya. Bahkan di rumah-rumahpun budaya membaca Al-Quran mudah kita dapatkan. Namun mengapa budaya mambaca ini hanya kita dapatkan pada bulan romadhon saja. Yang jelas Tuhan mengobral pahala, sehingga umat-Nya pingin memborong semuanya. Sudah tidak asing bagi kita terutama yang beragama Islam untuk mengenali dan membaca Wahyu Tuhan yang diturunkan pertama kalinya, yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, Jibril berkata: “ Iqra ’ ” (bacalah), :Ma aqra’?” (tetapi apa yang harus dibaca?) tanya Nabi – pertanyaan itu tidak dijawab, karena Allah menghendaki agar beliau dan umatnya membaca apa saja, selama bacaan tersebut “Bismi Rabbika”, dalam arti berm...