Dia anak yang kreatif. Hobinya mempreteli sepeda motor. Bukan terima bungkar tidak dapat masang. Namun Si Deni yang memodifikasi sepeda motor dari kecepatan dua detik sepuluh meter jadi dua detik 50 meter.
Anak ini lebih beruntung daripada teman-temannya. Temannya belum
tahu jalan hidupnya. Mereka masih mencari jati diri bahkan cita-cita saja terkadang
ada yang belum punya. Tetapi anak ini sudah mapan masa depannya. 75% jalan
hidup sudah dipegangnya. Tinggal menekuni dan mengimbangi pendidikan untuk
menambah sertifikat dalam rangka menghadapi administrasi kedepannya.
Saat ini anak ini mulai bosan dengan sekolah. Dia sering tidak
masuk sekolah, karena mengikuti keasyikannya dengan hobinya. Akhirnya para guru
terutama wali dan guru bimbingan konseling sering mengunungi ke rumah untuk
mengajak sekolah. Namun berkali-kali membujuknya selalu gagal. Dengan sabar guru
BK memotivasi untuk sekolah. Akhirnya anak itu sadar dan muai lagi belajar di
sekolah.
Saat masuk sekolah penulis bertemu dan ngobrol dengan Deni. Akhirnya
berceriteralah dia tentang hoby dan
kegiatan sehari-harinya. Luar biasa cerita yang disampaikan. Saya sangat
menghargai anak ini. Bahkan memujinya “awakmu kui wis iso urip dewe” artinya anda
sudah menemukan jalan hidup. Anda sudah memiliki ketrampilan untuk bekal hidup.
Namun suatu saat nanti anda akan mengalami problema, apabila tidak memiliki izasah. Akan kesulitan jika masuk dalam jajaran pemerintahan. Jadi mau tidak mau kamu harus menempuh pendidikan minimal sampai sekolah menengah kejuruan atau SMA
Cita-cita Deni adalah
menjadi ahli mesin anak ini sudah mempunyai keahlian dalam mengoperasikan
sepeda motor bahkan balapan untuk anak-anak muda zaman sekarang
Hasil modifikasinya dari
18 kali pertandingan 8 kali menang. Sedangkan kecepatan nya untuk 8 detik sudah mencapai 200 meter. Bahkan saya mengharapkan lebih cepat lagi.
Dari wawancara yang penulis lakukan anak ini memang mempunyai keinginan untuk menjadi ahli dalam bidang permesinan terutama sepeda motor. Penulis memberi motivasi dan bahkan mendorong untuk menjadi ahli permesinan. Anak ini hidupnya lebih jelas daripada teman-temannya yang belum tahu cita-cita.
Selamat nak semoga sukses dan barokah.



Komentar
Posting Komentar