Pemain adalah subyek yang akan bermain dalam perlombaan. Pemain
dapat menjadi pemenang, juga dapat menjadi pihak yang kalah. Lebih baik menjadi
pemain dari pada penonton, belum banyak guru mengambil peran sebagai pemain.
Apakah karena memang tidak mampu atau memang tidak mau dan atau tidak mau
mengambil resiko.
Kalau guru sebagai pemain dia akan melibatkan semua jiwa raganya
untuk ikut dalam semua kegiatan di sekolah. Waktu bukan menjadi ukuran dan
bahkan uangpun bukan jadi tumpuan. Guru sebagai pemain akan bekerja totalitas.
Mereka rela mengorbankan segalanya untuk sebuah kepuasan. Kepuasan tidak dapat
diukur dengan materi. Hanya prestasi yang menjadi saksi.
Pemain akan menentukan target dalam pekerjaannya. Sehingga
akan ambil bagian terhadap semua aktivitas di sekolah. Jiwa patriotik
pemain dapat menentukan target yang di impikan dalam menentukan
kemenangan.
Guru seperti ini akan melahirkan pemain-pemain dalam perlombaan.
Mereka akan brlomba-lomba dalam melatih demi sebuah prestasi. Mereka mendorong
anak didiknya untuk selalu ikut dalam perlombaan. Mereka senang dengan
persaingan. Persaingan menjadi motivasi untuk mewujudkan jati diri. Akhirnya mereka
akan menjadi petarung sejati demi untuk sebuah prestasi.
Dalam dunia pendidikan peran guru sangat luar biasa. Guru harus
bisa mewarnai dan mengambil inisiatif untuk menjadikan anaknya petarung dalam
semua kegiatan. Maka jangan jadi Penonton. Karena penonton tidak pernah akan
jadi pemenang.
Carilah "Jeneng" baru "Jenang" akan datang
kemudian.

Komentar
Posting Komentar