Langsung ke konten utama

Mengasah karakter Mandiri melalui Wirausaha

 Panen perdana lidah buaya memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memproduksi tidak biaya menjadi makanan ringan dan hand sanitation spray.

Bersama guru pembimbing nya anak-anak antusias untuk membuat aloe vera menjadi minuman seperti nata de Koko.

Setelah jadi anak-anak memasarkan kepada guru-gurunya. Juga di lingkungan keluarga dan lingkungan sekitarnya. 

Inilah pengalaman yang luar biasa anak-anak belajar untuk mandiri. Kemandirian anak-anak harus dimulai sedini mungkin bentuk memberikan kesempatan kan di masa mendatang akan menjadi di wirausaha yang tidak menggantungkan pekerjaan kepada negaranya.

Nilai-nilai yang didapat dari wirausaha ini adalah anak dapat berkomunikasi dengan bahasa yang baik dan benar dengan orang lain. Dapat juga menambah  pelajaran etika, sopan santun serta ilmu bisnis.

Semakin seringnya anak-anak berkomunikasi dan kolaborasi dengan orang lain akan menambah kepercayaan anak untuk belajar hidup sosial.


Belajar Marketing produk dalam negeri SNESTI.




Semangat untuk terus membangun jiwa kewirausahaan anak didik sangat kuat. Mereka 
Alhamdulillah dunia wirausaha masuk sekolah. Mereka belajar untuk berwirausaha. Dengan maksud untuk melatih mental, belajar ilmu komunikasi, kolaborasi dan jiwa entrepreneur serta belajar Literasi finansial.
Luar biasa anak-anak lanjutkan untuk belajar berbisnis. Siapa tahu besuk jadi pebisnis handal.
Kapan kalau tidak sekarang????
Jangan menunggu tua. Anak muda lebih mudah untuk mengubah dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambutan Pondok Ramahan SMPN 1 Maospati.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam Sejahtera untuk kita semua. Alhamdulillah alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya iwal mursalin wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in Amma ba'du Anak-anakku yang paling saya banggakan serta Bapak-Ibu yang saya hormati, marilah kita bersyukur mengucap Alhamdulillah karena atas limpahan taufiq hidayahnya sehingga kita masih diberi kesempatan utamanya kesehatan dan iman, sehingga kita dapat bertemu dalam rangka pondok ramadan SMP 1 Maospati Sholawat serta salam terlimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Mudah mudahan kita semuanya dicatat oleh Allah sebagai umatnya. Aamiin ya robbal aalamiin. Izinkan saya memperkenalkan diri nama saya Edy Siswanto asli dari desa Pragak Kecamatan Parang Magetan. Sekarang berdomisili di Jl. Cokrobasonto III/12, kota Madiun Anak-anakku yang berbahagia serta Bapak/Ibu yang saya hormati, kita melaksanakan ibadah puasa sudah dua kali ini dalam masa pandemi covid 19, maka da...

Hasil resume SNESTI WISATA LITERASI

 Alhamdulillah anak anak sebagian sudah mengirimkan hasil ringkasan materi pondok pesantren. Dibawah ini sebagian dari hasilnya. Semoga SNESTI WISATA LITERASI semakin terdepan.

Bacaan Al Qur’an Menggema Di Manapun Berada

      Kita mendengar sayub-sayub lantunan Al-Quran dimanapun berada pada setiap bulan ramadhan. Sebulan penuh baik di Masjid, Mushola, Surau atau langgar setelah sholat tarawih para santriwan santriwati membaca Al-Quran sampai katam. Ada yang mengatamkan sampai lima kali ada yang 4 kali tergantung semangat para santriwan santriwatinya. Bahkan di rumah-rumahpun budaya membaca Al-Quran mudah kita dapatkan. Namun mengapa budaya mambaca ini hanya kita dapatkan pada bulan romadhon saja. Yang jelas Tuhan mengobral pahala, sehingga umat-Nya pingin memborong semuanya. Sudah tidak asing bagi kita terutama yang beragama Islam untuk mengenali dan membaca Wahyu Tuhan yang diturunkan pertama kalinya, yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, Jibril berkata: “ Iqra ’ ” (bacalah), :Ma aqra’?” (tetapi apa yang harus dibaca?) tanya Nabi – pertanyaan itu tidak dijawab, karena Allah menghendaki agar beliau dan umatnya membaca apa saja, selama bacaan tersebut “Bismi Rabbika”, dalam arti berm...