Langsung ke konten utama

Berbagi Rezeki mengasah karakter religi

 Pembentukan karakter religius melalui BERBAGI rezeki.

Kepedulian sosial anak dapat semakin tajam jika sering berhubungan dengan dunia luar.

Mereka akan bersentuhan langsung dengan masyarakat lingkungan anak-anak teman sebaya  dan semakin mengasah perasaan empati mereka untuk saling berbagi.

Semakin banyak bersentuhan dengan lingkungan semakin tajam naluri anak untuk ikut memecahkan masalah yang ada di sekitarnya

Alangkah indahnya program peduli berbagi rezeki ini semakin menjamur tidak hanya di bulan suci saja.  Belajar Kerja Nyata ini dapat meningkatkan dan menumbuhkembangkan karakter religius dan gotong royong anak-anak didik kita.

Belajar sudah harus berubah. Tidak harus di dalam kelas. Out door learning merupakan pembelajaran yang komplek dan sangat mudah untuk  meningkatkan rasa  kepedulian terhadap sesama.

Anak didik akan semakin paham atas kondisi sosial di lingkungan sehingga semakin cepat untuk mengambil langkah dalam mengatasinya

Anak dedek semakin kreatif dan berkolaborasi dengan temannya untuk membantu memecahkan masalah sosial di sekitarnya

Anak Didik semakin tajam nalurinya untuk bekerjasama dengan lingkungan sekitarnya.

Maka berilah kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak didik untuk berkreasi berinovasi dan berkolaborasi dalam mengaktualisasikan ilmunya di dalam masyarakat. Sehingga anak mempunyai ketajaman berpikir dan berkarya untuk memecahkan masalah-masalah yang ada di lingkungannya.

Sudah waktunya anak-anak kita mengambil alih estafet kepemimpinan dari generasi tua.

Inilah belajar kerja nyata oleh snesti wisata literasi untuk negeri ini.

Jadilah pemimpin di negeri ini. Jangan biarkan kita dan generasi ini menjadi pembantu di rumah sendiri.







Belajar Kerja Nyata di lingkungan sekitar.








Pramuka Garuda berbagi 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambutan Pondok Ramahan SMPN 1 Maospati.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam Sejahtera untuk kita semua. Alhamdulillah alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya iwal mursalin wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in Amma ba'du Anak-anakku yang paling saya banggakan serta Bapak-Ibu yang saya hormati, marilah kita bersyukur mengucap Alhamdulillah karena atas limpahan taufiq hidayahnya sehingga kita masih diberi kesempatan utamanya kesehatan dan iman, sehingga kita dapat bertemu dalam rangka pondok ramadan SMP 1 Maospati Sholawat serta salam terlimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Mudah mudahan kita semuanya dicatat oleh Allah sebagai umatnya. Aamiin ya robbal aalamiin. Izinkan saya memperkenalkan diri nama saya Edy Siswanto asli dari desa Pragak Kecamatan Parang Magetan. Sekarang berdomisili di Jl. Cokrobasonto III/12, kota Madiun Anak-anakku yang berbahagia serta Bapak/Ibu yang saya hormati, kita melaksanakan ibadah puasa sudah dua kali ini dalam masa pandemi covid 19, maka da...

Hasil resume SNESTI WISATA LITERASI

 Alhamdulillah anak anak sebagian sudah mengirimkan hasil ringkasan materi pondok pesantren. Dibawah ini sebagian dari hasilnya. Semoga SNESTI WISATA LITERASI semakin terdepan.

Bacaan Al Qur’an Menggema Di Manapun Berada

      Kita mendengar sayub-sayub lantunan Al-Quran dimanapun berada pada setiap bulan ramadhan. Sebulan penuh baik di Masjid, Mushola, Surau atau langgar setelah sholat tarawih para santriwan santriwati membaca Al-Quran sampai katam. Ada yang mengatamkan sampai lima kali ada yang 4 kali tergantung semangat para santriwan santriwatinya. Bahkan di rumah-rumahpun budaya membaca Al-Quran mudah kita dapatkan. Namun mengapa budaya mambaca ini hanya kita dapatkan pada bulan romadhon saja. Yang jelas Tuhan mengobral pahala, sehingga umat-Nya pingin memborong semuanya. Sudah tidak asing bagi kita terutama yang beragama Islam untuk mengenali dan membaca Wahyu Tuhan yang diturunkan pertama kalinya, yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, Jibril berkata: “ Iqra ’ ” (bacalah), :Ma aqra’?” (tetapi apa yang harus dibaca?) tanya Nabi – pertanyaan itu tidak dijawab, karena Allah menghendaki agar beliau dan umatnya membaca apa saja, selama bacaan tersebut “Bismi Rabbika”, dalam arti berm...