Jamaah yang dirahmati Allah,
Allhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kelebihan rezeki, sehingga pada kali ini dapat berkumpul bersama untuk mendengarkan kultum tentang pentingnya sedekah.
Setiap umat muslim sesungguhnya dianjurkan untuk bersedekah dan membantu orang yang kesulitan. Sedekah juga sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah karena telah diberikan kelebihan rezeki. Pastinya, semakin banyak harta yang disedekahkan, maka semakin banyak pula keutamaan yang akan diperoleh.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW riwayat Imam At-Tirmidzi berikut ini:
عَنْ اَنَسٍ قِيْلَ يَارَسُولَ اللهِ اَيُّ الصَّدَقَةِ اَفْضَلُ؟ قَالَ: صَدَقَةٌ فِى رَمَضَانَ
Artinya, “Dari Anas RA, sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Sedekah di bulan Ramadhan,’” (HR At-Tirmidzi).
Hasyiyatul Baijuri tentang sedekah:
ومبادرته لإكثار الصدقة لأنه صلى الله عليه وسلم كان أجود ما يكون في رمضان، وبالجملة فيكثر فيه من أعمال الخير لأن العمل يضاعف فيه على العمل في غيره من بقية الشهور
Artinya, “(Orang berpuasa) dianjurkan segera memperbanyak sedekah karena Rasulullah SAW adalah orang paling murah hati di Bulan Ramadhan. Seseorang dapat melakukan kebaikan secara umum karena ganjaran amal kebaikan apapun bentuknya akan dilipatgandakan dibandingkan ganjaran amal kebaikan yang dilakukan di luar bulan Ramadhan,” (Syekh Ibrahim Al-Baijuri, Hasyiyatul Baijuri).
Semakin banyak sedekah yang dikeluarkan, semakin banyak pula keutamaan yang diperoleh. Sedekah sebaiknya dan seharusnya memang diniatkan hanya mencari ridha Allah.
Pada dasarnya, sedekah harus diniatkan semata-mata karena Allah SWT. Akan tetapi, banyaknya keutamaan yang didapatkan dari bersedekah juga tidak dapat kita pungkiri. Mengingat, hal tersebut telah dijelaskan dalam al-Qur’an dan hadist. Adapun keutamaan bersedekah yaitu sebagai berikut:
1. Mensucikan Hati
Sedekah merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan seorang muslim untuk mensucikan hati. Allah swt berfirman,
“Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…” (QS. At-Taubah ayat 103)
2. Sebagai Pembuka Pintu Rezeki
Tidak sedikit firman Allah maupun hadist yang menerangkan tentang sedekah sebagai pembuka rezeki. Beberapa diantaranya sebagai berikut:
a. “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’ ayat 39).
b. “Sesungguhnya abu dzar bertanya: “Ya Rasulullah, apa itu sedekah?” Beliau menjawab: “sedekah adalah berlipat ganda dan pada sisi allah terdapat tambahan.” (HR. Ahmad dan tirmidzi).
c. “Tiadalah seseorang yang membuka pintu pemberian dengan sedekah atau menyambung tali silaturahim kecuali allah akan menambah banyak dengannya. Dan tiada seseorang yang membuka pintu permintaan yang dengannya ia mengharapkan banyak kecuali allah akan menambahkan sedikit dengannya.” (HR. Al-baihaqi).
3. Sebagai Penolak Bala’
Ada banyak jenis bala’ yang dapat menimpa manusia, entah itu bencana alam, musibah, kehilangan harta, bahkan kematian dirinya. Hal yang dapat dilakukan manusia hanyalah senantiasa waspada dan mengantisipasi bala tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan memperbanyak sedekah. Allah berfirman,
“Sesungguhnya sedekah itu meredam kemurkaan tuhan dan mencegah kematian yang suul khatimah.” (HR. Tirmidzi).
Dari penjelasan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa sedekah merupakan suatu hal yang memiliki keutamaan begitu besar. Semoga Allah swt senantiasa memberikan hidayah untuk kita semua agar dapat lebih istiqomah bersedekah, terutama di bulan ramadhan ini.
Itulah kultum ramadhan terbaik tentang pentingnya bersedekah. Semoga materi yang telah disajikan di atas dapat menjadi referensi terbaik bagi anda dalam menyampaikan kultum ramadhan.
https://kumparan.com/berita-terkini/kultum-ramadhan-terbaik-tentang-pentingnya-bersedekah-1vdfv1pA0i8/full
Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarokatuh
Bismillahirrahmanirahim,
Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa syukur kita kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memberi kita nikmat yang tidak terhitung banyaknya sehingga kita bisa merasakan indahnya hidup hingga detik ini.
Kedua, tak lupa dan jangan sampai kita lupa, semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang telah berlelah-lelah di medan juang dakwah demi tersebarnya agama islam, begitu juga kepada para keluarganya dan sahabatnya serta pengikutnya hingga akhir zaman.
Tema yang akan saya bahas pada kultum kali ini adalah tentang sedekah. Bagaimana islam memandang sedekah? Sedekah dalam agama kita termasuk dalam amal yang diutamakan untuk dikerjakan.
Ia-nya mempunyai banyak sekali keutamaan dan manfaat yang akan diperoleh oleh seseorang yang mengamalkannya. Sedekah juga pada dasarnya dalam praktiknya bisa menjadi pembeda antara seorang mukmin dengan non mukmin, walaupun bukan dalam ranah status melainkan maknawi.
Al-Qur’an dan hadist banyak memberitakan pada kita tentang sedekah ini, mulai dari pahala yang diperoleh hingga manfaat yang bisa didapatkan apabila bersedekah.
Tentu kita sering mendengar tentang pahala yang diperoleh seseorang apabila bersedekah, atau manfaat dari bersedekah itu sendiri.
Nah, yang perlu digaris bawahi dan mendapat perhatian lebih disini adalah, kebanyakan dari kita hanya mendengar, tahu, mengerti, tetapi tidak mengamalkannya. Seolah-olah hanya dijadikan tambahan ilmu semata tanpa ada amal yang mengikutinya.
Tentu ini hal yang seharusnya tidak terjadi pada diri seorang muslim yang baik, Sehingga perlu kiranya kita ketahui apa saja yang harus dilakukan agar kita bisa melakukan amal tersebut, dalam pembahasan kali ini, akan lebih menyangkut tentang sedekah.
Hal utama yang harus menjadi bekal kita tentu ilmu tentang sedekah tersebut. Karena apapun itu, amal tanpa disertai ilmu maka akan salah nantinya, entah dalam langkah-langkahnya, atau dalam niat dan prakteknya.
Sebagaimana kita ketahui, sedekah adalah perbuatan yang Allah lipat gandakan berkali-lipat lebih banyak. Dalam surat Al-Baqarah dijelaskan kali lipatnya hingga 700 kali atau minimal 10 kali lipat. Saya yakin kita semua pernah mendengar tentang hal ini.
Hanya saja, ketika orang mendengar tentang hal ini, dia biasanya hanya bergumam “Ah, itu kan teori saja, kenyataannya kan tidak seperti itu.” Nah, orang-orang seperti ini sejatinya belum paham benar tentang ilmu sedekah, sehingga ucapan yang keluar dari mulutnya seperti itu.
Maka apa sebetulnya yang harus kita tanamkan dalam hati mengenai sedekah dan amal yang lain, agar pengetahuan kita berbuah amal?
Ketahuilah para hadirin sekalian, bahwa uang atau tenaga yang kita sedekah kan adalah investasi kita di akhirat sana. Investasi ini sifatnya abadi disisi-Nya, dan nilai pastinya tidak ada yang tahu, yang jelas besar dan membuat kita nantinya tercengang senang.
Jadi, tanamkan dalam diri anda sekalian bahwa ketika anda bersedekah, sejatinya anda sedang berinvestasi dengan Rabb semesta alam, Allah subhanahu wa ta’ala.
Dzat yang kita berinvestasi kepadanya ini tidak pernah ingkar janji, tidak pernah berbuat dzolim, dan tidak pernah berlaku tidak jujur, maka adakah kerugian yang kita dapatkan apabila berinvestasi kepada-Nya? Orang waras tentu akan menjawab tidak.
Nah, itu yang pertama yang harus di perhatikan, ini tentang mindset kita.
Hal kedua yang harus diperhatikan adalah tentang iman atau percaya sepenuhnya terhadap janji yang Allah SWT janjikan dalam Al-Quran.
Perkara keyakinan akan benarnya janji ini saya kira sangat penting untuk dilakukan ketika kita akan, sedang dan sesudah beramal.
Ini juga lah yang akan mendorong kita dalam melakukan amal tersebut lebih baik, dan lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Dalam hal ini amalnya adalah sedekah.
Pertanyaannya, sudahkah kita yakin akan kebenaran dengan ilmu yang sudah kita ketahui tentang sedekah? Atau pengetahuan yang kita tahu hanya menjadi hiasan dalam memori saja.
Maka hal kedua yang harus dilakukan adalah menumbuhkan keyakinan akan keutamaan sedekah disisi Allah SWT, sehingga dari keyakinan yang kita pupuk sedikit-sedikit itu bisa menjadi benteng kita yang kokoh dalam menjalankan amal ini.
Kedua hal diatas kiranya yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari kita sebelum bersedekah, agar apa? Agar kita bisa bersedekah secara terus menerus, dan semakin percaya akan janji Allah SWT.
Misalnya hasil ari sedekah itu belum terlihat didunia, ketahuilah para hadirin, InsyaAllah di akhirat kita akan memetik buah nya.
Saya kira ini yang perlu saya sampaikan dalam kultum singkat tentang sedekah ini, semoga kultum singkat ini bisa diambil manfaat nya oleh hadirin sekalian.
Akhir kata saya mohon maaf apabila ada salah kata, semua yang benar datangnya dari Allah SWT
Wassalamualaikum wa rahmatullahi wabarakaatuh
https://smpn2ponorogo.sch.id/artikel-religi/kultum-tentang-sedekah/

Komentar
Posting Komentar