Langsung ke konten utama

Bismillahirrahmanirrahim...


↗️Seperti kata Rasulullah bersabda :

“... ingatlah bahwa dalam jasad ada sekerat daging, jika ia baik, baiklah jasad seluruhnya; jika ia rusak, rusaklah jasad seluruhnya. Ketahuilah bahwa segumpal darah itu adalah HATI”. (HR. Bukhari & Muslim) 


✍️Ada Beberapa Upaya untuk Menghidupkan, Melembutkan dan Menjernihkan Hati. Di antaranya :


✅1. Membaca dan Tadabbur (Memikirkan dengan Penuh Pemahaman) Al-Qur’an :


↗️Al-Qur’an adalah Penghidup Hati yang Mati. Karena itu Allah sebut Al-Qur’an sebagai “RUH”. Al-Qur'an adalah Penyinar Hati dan Membuatnya Bercahaya :

"Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) roh (Al-Qur'an) dengan perintah Kami. Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Qur'an) dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan Al-Qur'an itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami."(QS. Asy-Syura 42: Ayat 52)


↗️Al-Qur’an adalah Obat Hati :

Wahai sekalian Manusia, telah datang Nasehat dari Tuhanmu (AlQur'an) dan sebagai Obat bagi yang Berada di dalam Dada (Hati) dan sebagai Petunjuk serta Rahmat bagi Orang yang Beriman. (QS. Yunus 10: Ayat 57)


✅2. Berdzikir dengan Lisan dan Hati :


↗️"....Ingatlah, dengan Berdzikir Hati menjadi Tenang." (QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 28)


✅3. Menjaga Lisan dari Segala Ucapan yang Mengandung Dosa dan Kesia-siaan :


↗️Tidaklah akan Istiqomah Iman Seorang Hamba sampai Istiqomah Hatinya dan Tidak akan Istiqomah Hatinya sampai Istiqomah Lisannya. (H.R Ahmad, Dihasankan oleh Syaikh al-Albany dalam Shahih AtTarghib wat Tarhiib).


✅4. Selalu Berusaha untuk Mengingkari Kemungkaran Menjadikan Hati Putih Bersinar :


↗️Hati Senantiasa Dihadapkan dengan Ujian (Kemungkaran) terus berlangsung hingga akan terdapat 2 Jenis Hati :


✔️(1). Hati yang Hitam bagaikan Mangkuk terbalik tidak Mengenal mana yang Ma’ruf dan mana yang Munkar, kecuali yang diserap Hawa Nafsunya. 


✔️(2). Hati yang Putih (Cemerlang) yang tidak akan Berpengaruh mendapatkan Fitnah selama Masih ada Langit dan Bumi. (H.R Muslim).


✅5. Puasa Ramadhan dan diikuti 3 Hari setiap Bulan (Hijriah) :


↗️Puasa pada bulan Kesabaran (Ramadhan) dan 3 Hari setiap bulan akan Menghilangkan ‘WAHAR’ (Dengki, Permusuhan, Kemarahan) dalam Dada. (H.R Ahmad dan AlBazzar, AlHaitsamy menyatakan bahwa Rijalnya adalah Rijal As-Shohih). 


✅6. Istighfar dan Taubat Penjernih Hati :


↗️Sesungguhnya Seorang Mukmin jika Berdosa akan ditandai Titik Hitam pada Hatinya. Jika ia Bertaubat, Mencabut Kemaksiatannya dan Beristighfar, maka Hatinya akan Mengkilap. (H.R Ahmad).


_👍Perbaiki hati setiap saat untuk memperbaiki kualitas diri adalah cerminan muslim sejati. Saling mendoakan semoga hari ini lebih baik dari kemarin.


 Aamiin Allahumma Aamiin._

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambutan Pondok Ramahan SMPN 1 Maospati.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam Sejahtera untuk kita semua. Alhamdulillah alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya iwal mursalin wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in Amma ba'du Anak-anakku yang paling saya banggakan serta Bapak-Ibu yang saya hormati, marilah kita bersyukur mengucap Alhamdulillah karena atas limpahan taufiq hidayahnya sehingga kita masih diberi kesempatan utamanya kesehatan dan iman, sehingga kita dapat bertemu dalam rangka pondok ramadan SMP 1 Maospati Sholawat serta salam terlimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Mudah mudahan kita semuanya dicatat oleh Allah sebagai umatnya. Aamiin ya robbal aalamiin. Izinkan saya memperkenalkan diri nama saya Edy Siswanto asli dari desa Pragak Kecamatan Parang Magetan. Sekarang berdomisili di Jl. Cokrobasonto III/12, kota Madiun Anak-anakku yang berbahagia serta Bapak/Ibu yang saya hormati, kita melaksanakan ibadah puasa sudah dua kali ini dalam masa pandemi covid 19, maka da...

Hasil resume SNESTI WISATA LITERASI

 Alhamdulillah anak anak sebagian sudah mengirimkan hasil ringkasan materi pondok pesantren. Dibawah ini sebagian dari hasilnya. Semoga SNESTI WISATA LITERASI semakin terdepan.

Bacaan Al Qur’an Menggema Di Manapun Berada

      Kita mendengar sayub-sayub lantunan Al-Quran dimanapun berada pada setiap bulan ramadhan. Sebulan penuh baik di Masjid, Mushola, Surau atau langgar setelah sholat tarawih para santriwan santriwati membaca Al-Quran sampai katam. Ada yang mengatamkan sampai lima kali ada yang 4 kali tergantung semangat para santriwan santriwatinya. Bahkan di rumah-rumahpun budaya membaca Al-Quran mudah kita dapatkan. Namun mengapa budaya mambaca ini hanya kita dapatkan pada bulan romadhon saja. Yang jelas Tuhan mengobral pahala, sehingga umat-Nya pingin memborong semuanya. Sudah tidak asing bagi kita terutama yang beragama Islam untuk mengenali dan membaca Wahyu Tuhan yang diturunkan pertama kalinya, yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, Jibril berkata: “ Iqra ’ ” (bacalah), :Ma aqra’?” (tetapi apa yang harus dibaca?) tanya Nabi – pertanyaan itu tidak dijawab, karena Allah menghendaki agar beliau dan umatnya membaca apa saja, selama bacaan tersebut “Bismi Rabbika”, dalam arti berm...