Langsung ke konten utama

Praktik Baik SNESTI WISATA LITERASI

 PEMERINTAH KABUPATEN MAGETAN

DINAS PENDIDIKAN, KEPEMUDAAN DAN OLAH RAGA

SMP NEGERI 1 MAOSPATI

Kel. Kraton, Maospati, Magetan, Telp. (0351) 869157



PANDUAN PENULISAN

JURNAL REFLEKSI PENERAPAN PRAKTIK BAIK



Apa kabar bapak ibu guru SNESTI yang luar biasa?

Pastinya hari-hari yang Anda lalui bersama siswa, rekan guru yang lain, dan semua warga sekolah selalu bermakna penuh dengan warna-warni yang indah. Alangkah hebatnya apabila pengalaman-pengalaman yang anda lalui tersebut dapat diungkapkan dan dituangkan dalam sebuah karya. Karya Anda tersebut akan dikumpulkan sebagai Jurnal Refleksi Penerapan Praktik Baik bapak ibu guru SMP Negeri 1 Maospati.


Penulisan jurnal refleksi ini berdasarkan praktik baik pada saat pembelajaran yang bapak ibu guru laksanakan. Pembelajaran yang dimaksud dapat berupa pembelajaran di dalam kelas atau di luar kelas. Adapun urutan penulisan sebagai berikut.


1. Snesti Wisata literas 

Genderang yang ditabuh oleh pemerintah dalam rangka menggerakkan literasi sangat luar biasa'. Dimana-mana ada gerakan literasi. Para pegiat literasi dan juga di sekolah-sekolah dengan serempak menggerakkan literasi di sekolahnya masing-masing.

Tidak ketinggalan SMP 1 Maospati. Dengan visi dan benteng multi literasi maka program unggulan di sekolah salah satunya adalah wisata literasi.

Dengan menyandang wisata maka tempat itu harus nyaman bersih menarik dan setiap orang berkunjung di situ akan betah dan tidak mau pulang. Karena sekolah SMP 1 Maospati menyandang sekolah wisata literasi maka setiap insan warga sekolah samanya harus perasaan senang nyaman dan bahan semuanya menjadi pegiat literasi. Baik dari lingkungan alam serta bangunan dan juga sumber daya manusianya semuanya harus menjadi pendorong untuk mewujudkan sekolah wisata literasi.

Bagaimana sulitnya mengajak anak dan bapak ibu guru untuk berliterasi. Tentu banyak tantangan untuk mengajak anak membaca apalagi menulis termasuk bapak ibu guru yang sudah lama untuk tidak berliterasi.



Facts (Peristiwa): Ceritakan satu proses pembelajaran yang anda anggap paling baik. Ceritakan hal baik apa yang Anda alami tersebut? Ceritakan juga apa hambatan atau kesulitan Anda selama proses pembelajaran tersebut? Apa yang saya lakukan dalam mengatasi kendala tersebut?

2.

2. Motivasi untuk meningkatkan SMP 1 Maospati selalu berprestasi dan dibanggakan masyarakat adalah tantangan yang sangat berat. Karena SMP 1 Maospati merupakan segitiga emas sekolah di Magetan, maka hambatan itu bisa diatasi. Dengan modal input atau anak didik yang merupakan kan anak-anak berprestasi sehingga tidak mengalami kesulitan untuk diajak berlari garasi baik literasi baca tulis di kita maupun literasi budaya.



3. 3. Pelajaran yang saya dapatkan dari proses wisata literasi adalah ah ah menambah semangat karena SMP 1 martati adalah dikenal dengan Keraton sehingga SMP mas ati seharusnya mempunyai karakter kerajaan atau Keraton. Semuanya serba baik mewah agung dan menjadi pusat perhatian bagi yang lain.

Sedangkan nama wisata literasi membuat tempat SMP 1 martati menjadi nyaman dan menarik bagi para wisatawan atau pengunjung atau sekolah lain untuk belajar literasi di SD. dalam meningkatkan literasi di SMP 1 Maospati. Findings (Pembelajaran): Pelajaran apa yang saya dapatkan dari proses ini? Apa hal baru yang saya ketahui mengenai diri saya setelah proses ini?

4.

Future (Penerapan):  Kegiatan yang dilakukan pertama adalah membangun mindset dengan semua warga dan komite sekolah.

Apa pengalaman ini sangat luar biasa dapat menjadi motivasi saya untuk meningkatkan praktik baik ini di masa yang akan datang tentunya dengan berbagai tambahan dan memperbaiki kekurangan yang telah dilakukan.

Dengan menyandang sebutan Keraton SMP 1 Maospati wisata literasi maka lingkungan anak didik para guru karyawan dan kepala sekolah serta pemimpinnya mempunyai karakter ber.


yang bisa saya lakukan dengan lebih baik jika saya melakukan hal serupa di masa depan? Apa aksi/tindakan yang akan saya lakukan setelah belajar dari peristiwa ini?

5. Foto berbicara dari seluruh rangkaian pelaksanaan pembelajaran anda. Berilah foto mulai dari: 

a. Perencanaan

b. Penerapan

c. refleksi 

Lalu ceritakan apa yang terjadi dalam foto tersebut.

6. Testimoni. Anda juga dapat menembahkan testimoni dari murid atau rekan guru yang terlibat dalam proses tersebut.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambutan Pondok Ramahan SMPN 1 Maospati.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam Sejahtera untuk kita semua. Alhamdulillah alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya iwal mursalin wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in Amma ba'du Anak-anakku yang paling saya banggakan serta Bapak-Ibu yang saya hormati, marilah kita bersyukur mengucap Alhamdulillah karena atas limpahan taufiq hidayahnya sehingga kita masih diberi kesempatan utamanya kesehatan dan iman, sehingga kita dapat bertemu dalam rangka pondok ramadan SMP 1 Maospati Sholawat serta salam terlimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Mudah mudahan kita semuanya dicatat oleh Allah sebagai umatnya. Aamiin ya robbal aalamiin. Izinkan saya memperkenalkan diri nama saya Edy Siswanto asli dari desa Pragak Kecamatan Parang Magetan. Sekarang berdomisili di Jl. Cokrobasonto III/12, kota Madiun Anak-anakku yang berbahagia serta Bapak/Ibu yang saya hormati, kita melaksanakan ibadah puasa sudah dua kali ini dalam masa pandemi covid 19, maka da...

Hasil resume SNESTI WISATA LITERASI

 Alhamdulillah anak anak sebagian sudah mengirimkan hasil ringkasan materi pondok pesantren. Dibawah ini sebagian dari hasilnya. Semoga SNESTI WISATA LITERASI semakin terdepan.

Bacaan Al Qur’an Menggema Di Manapun Berada

      Kita mendengar sayub-sayub lantunan Al-Quran dimanapun berada pada setiap bulan ramadhan. Sebulan penuh baik di Masjid, Mushola, Surau atau langgar setelah sholat tarawih para santriwan santriwati membaca Al-Quran sampai katam. Ada yang mengatamkan sampai lima kali ada yang 4 kali tergantung semangat para santriwan santriwatinya. Bahkan di rumah-rumahpun budaya membaca Al-Quran mudah kita dapatkan. Namun mengapa budaya mambaca ini hanya kita dapatkan pada bulan romadhon saja. Yang jelas Tuhan mengobral pahala, sehingga umat-Nya pingin memborong semuanya. Sudah tidak asing bagi kita terutama yang beragama Islam untuk mengenali dan membaca Wahyu Tuhan yang diturunkan pertama kalinya, yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, Jibril berkata: “ Iqra ’ ” (bacalah), :Ma aqra’?” (tetapi apa yang harus dibaca?) tanya Nabi – pertanyaan itu tidak dijawab, karena Allah menghendaki agar beliau dan umatnya membaca apa saja, selama bacaan tersebut “Bismi Rabbika”, dalam arti berm...