1. Memulai dengan Bismillah
Rasulullah SAW selalu memulai makan dan minum dengan menyebut nama Allah, yaitu mengucapkan “Bismillah”. Jika lupa, dianjurkan untuk mengucapkan:
"Bismillahi awwalahu wa akhirahu" (Dengan nama Allah di awal dan akhirnya).
2. Makan dan Minum dengan Tangan Kanan
Rasulullah bersabda:
"Apabila salah seorang dari kalian makan, maka makanlah dengan tangan kanannya, dan apabila minum, maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya." (HR. Muslim).
3. Tidak Meniup atau Menghembus Makanan/Minuman
Rasulullah melarang meniup makanan atau minuman yang panas. Sebaiknya menunggu hingga makanan/minuman tersebut dingin.
4. Tidak Berlebihan (Israf)
Rasulullah SAW bersabda:
"Tidaklah anak Adam memenuhi suatu bejana yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap yang dapat menegakkan tulang punggungnya." (HR. Tirmidzi).
5. Mengambil Makanan dari Sisi Terdekat
Beliau bersabda kepada Umar bin Abi Salamah:
"Wahai anakku, bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari yang dekat darimu." (HR. Bukhari dan Muslim).
6. Duduk Saat Makan dan Minum
Rasulullah lebih sering duduk saat makan dan minum sebagai bentuk penghormatan terhadap makanan serta menjaga adab.
7. Tidak Mencela Makanan
Rasulullah tidak pernah mencela makanan. Jika beliau suka, beliau memakannya; jika tidak suka, beliau meninggalkannya tanpa mencelanya.
8. Bersyukur Setelah Makan dan Minum
Rasulullah menganjurkan membaca doa setelah makan:
"Alhamdulillahilladzi ath’amana wa saqana wa ja’alana minal muslimin"
(Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk orang-orang Muslim).
9. Mengutamakan Orang Lain (Berbagi)
Rasulullah sering membagi makanan kepada orang-orang di sekitarnya, menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
10. Tidak Membiarkan Sisa Makanan
Beliau mengajarkan agar tidak menyia-nyiakan makanan, bahkan menyarankan untuk membersihkan piring dan jari dari sisa makanan.
Adab-adab ini tidak hanya mencerminkan akhlak mulia Rasulullah SAW tetapi juga membawa manfaat kesehatan dan kebersihan yang sangat relevan hingga kini.

Komentar
Posting Komentar