Langsung ke konten utama

Gelar Buku "Wilis WRITER" Kabupaten Madiun

 


Rencana program   kerja dan target terkait "Unjuk 1000 Karya WILIS WRITER" pada 5 Mei di Kabupaten Madiun dengan penyusunan buku untuk guru dan siswa


A. Target untuk GURU

Fokus Utama:

  • Menghasilkan karya berbasis kearifan lokal, Anti Korupsi, Penguatan Kharakter, Kerukunan Umat Beragama dan kekinian sebagai pengayaan pembelajaran dengan target 1.000 naskah.

Rincian Kegiatan:

  1. Dokumentasi Kearifan Lokal

    • Mendata 51 kearifan lokal khas Madiun.
    • Menyusun dampak/imbas positif dari ke-51 kearifan lokal tersebut.
  2. Penguatan Kompetensi Guru Agama

    • Semua guru agama akan mengikuti program KUB (Kerukunan Umat Beragama).
    • Target: 102 guru terlibat langsung.
  3. Penguatan Karakter Guru PPKn

    • Fokus pada pembentukan karakter yang mendukung integritas, toleransi, dan kesadaran beragama. semua 
  4. Penguatan Matematika, Sains, dan Mata pelajarang laingnnya                

    • Guru imbas mengikuti literasi penulisan buku pengayaan pembelajaran dengan menginsertkan karakter pada setiap pembahasan.
  5. Produk Akhir:

    • Buku-buku pengayaan berbasis kearifan lokal, anti korupsi, kharakter, kerukunan umat beragama dan isu-isu kekinian untuk mendukung pembelajaran interaktif.

B. Target untuk SISWA

Fokus Utama:

  • Mendorong siswa menghasilkan karya literasi berupa cerpen, novel, dan tulisan tematik dengan target 500 naskah.

Rincian Kegiatan:

  1. Proses Penulisan Cerpen/Novel Anti-Korupsi

    • Fokus:  102 karya bertema anti-korupsi (sedang dalam proses).
  2. Tema KUB dan Karakter

    • Melibatkan 153 siswa kelas 7 dalam menulis dengan tema KUB dan penguatan karakter.
  3. Pengembangan Minat dan Bakat

    • Pada Maret, 357 siswa akan menulis sesuai dengan minat dan bakat masing-masing, menghasilkan naskah beragam. 

     4. Produk Akhir:

  • Buku kumpulan cerita pendek, novel tematik, dan esai siswa.

Catatan Tambahan:

  • Penelaahan dan Penyuntingan:

    • Penelaah utama: KS dan jajaran, total kontribusi 255 naskah (5 x 51).
    • Editor: Guru Bahasa Indonesia, guru pionir, dan siswa terpilih. 
  •  Surat terbuka Harapan dan impian untuk Bupati Baruku /dimuat di radar Madiun dan dibukukan 

  • Pembiasan membaca disetiap SKDP dengan Pojok Baca Buku Anak Kab Madiun 

  • Target Akhir Mei:

    • Minimal 500 naskah.
    • Optimis mencapai 1.000 hingga 1.500 naskah jika seluruh ekosistem literasi berjalan optimal.

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah eksplorasi potensi guru dan siswa, sekaligus memperkaya bahan pembelajaran berbasis budaya dan karakter.

Rundown acara 

  1. Desember pengumuman pemenang lomba 
  2. Pengumuman Nama Komunitas Penulis
  3. Januari sampai April pengimbasan penulisan 
  4. Merancang Literasi Finance 
  5. Pebruari Road Show di SMP Kab Madiun
  6. April pengumpulan dan persiapan pameran
  7. Pemenuhan pojok baca karya anak kab. Madiun disetiap SKPD.
  8.  Mei Pameran

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambutan Pondok Ramahan SMPN 1 Maospati.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam Sejahtera untuk kita semua. Alhamdulillah alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya iwal mursalin wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in Amma ba'du Anak-anakku yang paling saya banggakan serta Bapak-Ibu yang saya hormati, marilah kita bersyukur mengucap Alhamdulillah karena atas limpahan taufiq hidayahnya sehingga kita masih diberi kesempatan utamanya kesehatan dan iman, sehingga kita dapat bertemu dalam rangka pondok ramadan SMP 1 Maospati Sholawat serta salam terlimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Mudah mudahan kita semuanya dicatat oleh Allah sebagai umatnya. Aamiin ya robbal aalamiin. Izinkan saya memperkenalkan diri nama saya Edy Siswanto asli dari desa Pragak Kecamatan Parang Magetan. Sekarang berdomisili di Jl. Cokrobasonto III/12, kota Madiun Anak-anakku yang berbahagia serta Bapak/Ibu yang saya hormati, kita melaksanakan ibadah puasa sudah dua kali ini dalam masa pandemi covid 19, maka da...

Hasil resume SNESTI WISATA LITERASI

 Alhamdulillah anak anak sebagian sudah mengirimkan hasil ringkasan materi pondok pesantren. Dibawah ini sebagian dari hasilnya. Semoga SNESTI WISATA LITERASI semakin terdepan.

Bacaan Al Qur’an Menggema Di Manapun Berada

      Kita mendengar sayub-sayub lantunan Al-Quran dimanapun berada pada setiap bulan ramadhan. Sebulan penuh baik di Masjid, Mushola, Surau atau langgar setelah sholat tarawih para santriwan santriwati membaca Al-Quran sampai katam. Ada yang mengatamkan sampai lima kali ada yang 4 kali tergantung semangat para santriwan santriwatinya. Bahkan di rumah-rumahpun budaya membaca Al-Quran mudah kita dapatkan. Namun mengapa budaya mambaca ini hanya kita dapatkan pada bulan romadhon saja. Yang jelas Tuhan mengobral pahala, sehingga umat-Nya pingin memborong semuanya. Sudah tidak asing bagi kita terutama yang beragama Islam untuk mengenali dan membaca Wahyu Tuhan yang diturunkan pertama kalinya, yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, Jibril berkata: “ Iqra ’ ” (bacalah), :Ma aqra’?” (tetapi apa yang harus dibaca?) tanya Nabi – pertanyaan itu tidak dijawab, karena Allah menghendaki agar beliau dan umatnya membaca apa saja, selama bacaan tersebut “Bismi Rabbika”, dalam arti berm...