Langsung ke konten utama

Berlomba lomba Dalam Kebaikan

 


Dalam Al-Qur'an, berjalan cepat atau bergegas bisa memiliki makna yang berbeda tergantung pada konteksnya. Ada beberapa ayat yang menunjukkan bahwa bergegas dalam hal kebaikan adalah sifat yang dianjurkan, sementara terburu-buru tanpa pertimbangan bisa menjadi hal yang kurang baik.

Sifat Baik: Bersegera dalam Kebaikan

Allah menganjurkan manusia untuk bersegera dalam melakukan amal kebaikan:

  1. Surah Ali 'Imran (3:133)
    "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa."
    → Bersegera dalam mencari ampunan dan beramal saleh adalah sifat yang terpuji.

  2. Surah Al-Mu’minun (23:61)
    "Itulah orang-orang yang bersegera dalam kebaikan dan mereka mendahuluinya."
    → Orang beriman berlomba-lomba dalam berbuat baik.

  3. Surah Al-Baqarah (2:148)
    "Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan."
    → Sikap cepat dalam menjalankan perintah Allah adalah sesuatu yang dianjurkan.

Sifat Kurang Baik: Terburu-buru Tanpa Pertimbangan

Namun, jika bergegas dalam konteks tergesa-gesa tanpa berpikir matang, ini bisa menjadi sikap yang kurang baik:

  1. Surah Al-Anbiya’ (21:37)
    "Manusia telah diciptakan (bertabiat) tergesa-gesa..."
    → Ini menunjukkan bahwa sifat tergesa-gesa bisa menjadi kelemahan manusia.

  2. Surah Al-Isra’ (17:11)
    "Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan manusia itu bersifat tergesa-gesa."
    → Bersegera tanpa berpikir matang bisa membawa keburukan.

Kesimpulan

Bergegas dalam hal yang baik, seperti amal saleh, ibadah, dan membantu sesama, adalah sifat yang dianjurkan dalam Al-Qur'an. Namun, terburu-buru tanpa pertimbangan atau dalam hal yang negatif adalah sikap yang perlu dihindari.

Jadi, berjalan cepat dalam arti bersegera menuju kebaikan adalah sifat baik dalam Islam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambutan Pondok Ramahan SMPN 1 Maospati.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam Sejahtera untuk kita semua. Alhamdulillah alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ala asrofil Ambiya iwal mursalin wa'ala alihi wa shohbihi ajma'in Amma ba'du Anak-anakku yang paling saya banggakan serta Bapak-Ibu yang saya hormati, marilah kita bersyukur mengucap Alhamdulillah karena atas limpahan taufiq hidayahnya sehingga kita masih diberi kesempatan utamanya kesehatan dan iman, sehingga kita dapat bertemu dalam rangka pondok ramadan SMP 1 Maospati Sholawat serta salam terlimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Mudah mudahan kita semuanya dicatat oleh Allah sebagai umatnya. Aamiin ya robbal aalamiin. Izinkan saya memperkenalkan diri nama saya Edy Siswanto asli dari desa Pragak Kecamatan Parang Magetan. Sekarang berdomisili di Jl. Cokrobasonto III/12, kota Madiun Anak-anakku yang berbahagia serta Bapak/Ibu yang saya hormati, kita melaksanakan ibadah puasa sudah dua kali ini dalam masa pandemi covid 19, maka da...

Hasil resume SNESTI WISATA LITERASI

 Alhamdulillah anak anak sebagian sudah mengirimkan hasil ringkasan materi pondok pesantren. Dibawah ini sebagian dari hasilnya. Semoga SNESTI WISATA LITERASI semakin terdepan.

Bacaan Al Qur’an Menggema Di Manapun Berada

      Kita mendengar sayub-sayub lantunan Al-Quran dimanapun berada pada setiap bulan ramadhan. Sebulan penuh baik di Masjid, Mushola, Surau atau langgar setelah sholat tarawih para santriwan santriwati membaca Al-Quran sampai katam. Ada yang mengatamkan sampai lima kali ada yang 4 kali tergantung semangat para santriwan santriwatinya. Bahkan di rumah-rumahpun budaya membaca Al-Quran mudah kita dapatkan. Namun mengapa budaya mambaca ini hanya kita dapatkan pada bulan romadhon saja. Yang jelas Tuhan mengobral pahala, sehingga umat-Nya pingin memborong semuanya. Sudah tidak asing bagi kita terutama yang beragama Islam untuk mengenali dan membaca Wahyu Tuhan yang diturunkan pertama kalinya, yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, Jibril berkata: “ Iqra ’ ” (bacalah), :Ma aqra’?” (tetapi apa yang harus dibaca?) tanya Nabi – pertanyaan itu tidak dijawab, karena Allah menghendaki agar beliau dan umatnya membaca apa saja, selama bacaan tersebut “Bismi Rabbika”, dalam arti berm...